Dobo-Diskominfo. Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel secara resmi melakukan pengambilan sumpah janji dan pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai II Gedung BPKAD Dobo, Selasa (11/2/2026).
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan kinerja birokrasi guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih efektif dan profesional di Kabupaten Kepulauan Aru.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru Mohammad Djumpa, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Aru Yacob Ubyaan, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para saksi, rohaniawan dari tiga agama yakni Islam, Katolik, dan Protestan, serta undangan lainnya.
Sebanyak 10 pejabat dilantik dan diambil sumpah jabatannya, masing-masing:
- Hempris Arnold Samuel Benamen SE,.M.M sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan
- Drs. Karel Elisa Huwae sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
- Yosep Lakesjanan S.Sos,. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
- Aris Friets Irianto Gainau S.Km, M.Ph sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
- Gabriel Morwarin S.Pi sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
- Yacobis Manuel Siarukin S.Pi sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah.
- Elita Yosefina Maelissa S.Sos,.M.Si sebagai Kepala Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif
- Jhon Wempy Utukaman S.H sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja
- dr. Hendrik Darakay M.M sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
- Imelda Parera ST,.M.Si sebagai Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Dalam sambutannya, Bupati Timotius Kaidel menyatakan “sebagai implementasi dari Undang-Undang (UU) nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil maka dalam pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama pada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2026 saat ini.Kita menyelenggarakannya melalui uji kompetensi dan dilaksanakan melalui Panitia Seleksi (Pansel) berkompeten serta hasilnya telah dikonsultasikan dengan BKN dan telah dikeluarkannya rekomendasinya untuk dapat diangkat dan dilantik” kata Bupati.
Lebih lanjut Bupati menegaskan 3 hal penting kepada para pejabat yang baru dilantik:
Pertama: Baca dan cermati sungguh-sungguh penjelasan ataupun uraian tugas masing-masing bidang, bangun komunikasi dengan semua pihak yang mempunyai keterikatan kerja dengan saudara, ciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan komunikatif antara atasan dengan bawahan ataupun antar sesame rekan kerja.
Kedua: Tunjukan kinerja dan produktifitas kerja saudara-saudari, terutama dalam mengelola anggaran kembangkan kreatifitas, inovasi dan profesionalisme. Benahi apa yang selama ini menjadi permasalahan atau kendala, sehingga kelancaran tugas dan hasil yang optimal dapat diperoleh. Jangan segan untuk belajar dan menambah pengalaman serta pengetahuan.
Ketiga: Loyal dan respek terhadap tugas dan tanggungjawab saudara – saudari. Tunjukan profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kepulauan Aru yang berdedikasi tinggi dan berkualitas.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh rohaniawan dari tiga golongan agama sebagai simbol toleransi, kebersamaan, dan semangat persatuan dalam kehidupan pemerintahan dan bermasyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru.
