News & Blog

Bupati Kepulauan Aru Sampaikan 5 Pesan Penting di HUT ke-93 AMGPM

News & Blog

Dobo-Diskominfo. Bupati Kabupaten Kepulauan Aru menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-93 Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) yang digelar di Gereja Sologracia Dobo, Jumat (27/3/2026). Bupati Kabupaten Kepulauan Aru yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Gabriel Morwarin, S.Pi, dalam acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan tersebut.

Turut hadir dalam perayaan bersejarah ini Ketua AMGPM Daerah Pulau-Pulau Aru, Pengurus Besar AMGPM dari Koordinator Wilayah (KORWIL) VIII Maluku, Ketua Klasis GPM Pulau-Pulau Aru, serta seluruh jemaat Sologracia dan para undangan lainnya yang memadati ruang peribadatan dengan antusias.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Kepulauan Aru melalui perwakilannya menyampaikan sambutan yang memuat lima pesan penting Pemerintah Daerah kepada seluruh kader dan pemuda AMGPM. Pesan-pesan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menempatkan organisasi pemuda gereja sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Pertama: Kancamanetahanan Ekonomi & Geopolitik

Menghadapi dinamika geopolitik global dan ancaman30 resesi ekonomi, pemerintah daerah berfokus menjaga daya beli masyarakat, stabilitas harga pangan, dan pertumbuhan ekonomi agar tetap resilien. Pemerintah mendorong efisiensi di sektor pangan dan energi guna mengurangi ketergantungan impor bahan makanan pokok, seiring potensi dampak konflik di Selat Hormuz terhadap rantai pasok dan harga energi global.

Kedua: Penguatan Iman & Peran Sosial

Seluruh potensi kader AMGPM diminta terus memperkuat iman dan kapasitas kadernya, serta meningkatkan peran sosial bagi pemuda dan masyarakat. AMGPM diharapkan aktif mensosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat, menjadi mitra dalam membangun sumber daya manusia, serta menjaga ketertiban, keamanan, dan stabilitas sosial di Kabupaten Kepulauan Aru.

Ketiga: Konsolidasi & Solidaritas Organisasi

Momentum HUT ke-93 AMGPM diharapkan menjadi ajang konsolidasi dan penguatan organisatoris. Pemuda AMGPM didorong untuk bersikap kritis terhadap isu-isu pembangunan daerah namun tetap konstruktif dalam memberikan solusi, serta menjaga solidaritas antarsesama umat Kristiani dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Aru.

Keempat: Formasi Iman, Bukan Sekadar Rutinitas

AMGPM selaku sayap gereja ditantang untuk membentuk iman yang hidup, bukan sekadar mempertahankan aktivitas keagamaan. Kekristenan bukan hanya identitas administratif, melainkan cara hidup yang membentuk pikiran, keputusan, dan relasi yang berorientasi masa depan. AMGPM harus bermitra dengan pemerintah dan gereja untuk bergerak dari model pelayanan berorientasi acara menuju model formasi yang sungguh mengubah kehidupan pemuda melalui firman, pendampingan, keteladanan, dan keterlibatan nyata yang berlimpah manfaat bagi gereja dan masyarakat.

Kelima: Apresiasi & Ajakan Bersinergi

Pemerintah Daerah mengapresiasi peran AMGPM dalam pembangunan daerah, merawat perdamaian, dan memperkuat solidaritas sosial. AMGPM didorong untuk terus proaktif, berinovasi di era digital, dan bersinergi dengan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Aru.

Perayaan HUT ke-93 AMGPM di Gereja Sologracia Dobo berlangsung dengan penuh semangat dan kekhidmatan. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan usia organisasi, tetapi juga pengingat komitmen bersama antara gereja, pemuda, dan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Kepulauan Aru yang damai, sejahtera, dan berdaulat. Kehadiran perwakilan pemerintah dalam acara ini menegaskan hubungan sinergis yang terus dijaga antara Pemerintah Daerah dan elemen masyarakat berbasis keagamaan sebagai pilar utama pembangunan daerah.

 

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.