News & Blog

Pemkab Kepulauan Aru dan TNI Serahkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu

News & Blog

Dobo-Diskominfo. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 1503/Tual Maluku Tenggara resmi menyerahkan Rumah Layak Huni (RLH) kepada masyarakat kurang mampu dalam kegiatan Serah Terima Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan melalui kerja sama antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru sebagai upaya mendukung pemerataan pembangunan yang inklusif sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah. Program pembangunan rumah layak huni ini dikerjakan dengan metode gotong royong antara masyarakat bersama Satgas TMMD Ke-127. Seluruh kegiatan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Aru dengan total anggaran sebesar Rp.607.594.000. Realisasi fisik maupun keuangan kegiatan tersebut dilaporkan mencapai 100 persen. Rumah yang dibangun memiliki spesifikasi Tipe 36 dengan standar kesehatan layak huni, dilengkapi fasilitas jamban dan ventilasi udara yang memadai. Selain pembangunan rumah, program tersebut juga mencakup pembangunan sumur bor di sejumlah lokasi yang belum terjangkau jaringan perpipaan PDAM guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel yang dibacakan Asisten II Setda Kabupaten Kepulauan Aru, Marwan Mardana, S.Mn., M.Si., pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1503/Tual Maluku Tenggara atas dedikasi dan keberhasilan pelaksanaan Program TMMD Ke-127. “Harian ini bukan sekadar seremoni serah terima kunci, namun membuktikan bahwa negara hadir, pemerintah bergerak, dan TNI manunggal bersama rakyat untuk menjawab salah satu kebutuhan paling mendasar manusia, yaitu hunian yang layak, sehat, dan aman,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati menegaskan bahwa program bantuan rumah layak huni melalui TMMD menjadi salah satu intervensi strategis dalam menurunkan angka stunting. Menurutnya, hunian yang memenuhi standar kesehatan dan sanitasi menjadi fondasi penting dalam mencegah penyebaran penyakit infeksi sekaligus mendukung pertumbuhan anak secara optimal. Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga sinergitas antara TNI dan masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Kepulauan Aru yang maju, sejahtera, dan bermartabat. Ia turut mengimbau para penerima bantuan agar merawat rumah yang telah dibangun demi kenyamanan dan keberlanjutan manfaat bagi keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Kepulauan Aru, Muhlis Hamu, S.Sos., dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Layak Huni merupakan bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap Program TMMD sekaligus bagian dari sinkronisasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan visi dan misi Bupati Kepulauan Aru. Muhlis menjelaskan, pelaksanaan kegiatan mengedepankan semangat gotong royong dan kemanunggalan antara masyarakat bersama Satgas TMMD Ke-127. Metode tersebut dinilai efektif dalam menekan biaya tenaga kerja sehingga anggaran dapat difokuskan sepenuhnya pada pengadaan material bangunan berkualitas dengan tetap memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan bangunan. “Realisasi fisik mencapai 100 persen dan realisasi keuangan juga 100 persen. Ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah dan TNI dalam melayani masyarakat,” ujar Muhlis Hamu. Pelaksanaan program tersebut berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, serta Peraturan Daerah Kabupaten Kepulauan Aru Nomor 1 Tahun 2026 tentang APBD.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.