News & Blog

Bupati Kepulauan Aru Canangkan Cek Kesehatan Gratis Serentak, Soroti Ancaman Hipertensi

News & Blog

Dobo-Diskominfo. Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel secara resmi mencanangkan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serentak sekaligus edukasi layanan kesehatan bagi penderita hipertensi, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk menyongsong Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 dan diikuti 112 peserta, yang terdiri dari sasaran CKG dan pasien hipertensi.

Pencanangan dihadiri Wakil Bupati Drs. Mohammad Djumpa, M.Si; Plh. Sekretaris Daerah Adolof Pokar, S.Pi., M.Si; para pimpinan OPD termasuk Kepala Dinas Kesehatan dr.Sakti Zakaria Sitorus dan Ketua TP-PKK Kabupaten Klaudiya Iamarisa Kaidel beserta jajaran. Hadir pula para camat, ketua TP-PKK kecamatan, lurah, tokoh agama, kepala puskesmas se-Kabupaten Kepulauan Aru, serta dokter dan tenaga kesehatan puskesmas.

Hampir Satu dari Empat Warga

Urgensi deteksi dini tampak dari data Satu Sehat Indonesia (SSI) hingga September 2026. Dari 5.636 warga Kepulauan Aru yang telah diperiksa, 1.344 orang terdiagnosis hipertensi, atau sekitar 24 persen. Angka ini mengingatkan semua pihak akan pentingnya cek kesehatan rutin, meskipun tubuh terasa sehat.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, Hubertina Jamco, S.Kep, menyampaikan bahwa pemerintah terus memperluas akses layanan kesehatan melalui Program CKG. Masyarakat diimbau mengikuti CKG secara rutin setiap tahun, meski merasa sehat.

Imbauan itu muncul setelah Kementerian Kesehatan mendeteksi sekitar satu juta kasus baru hipertensi pada peserta yang tahun sebelumnya tercatat sehat.

Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk menemukan penyakit dan faktor risikonya sebelum berkembang menjadi komplikasi fatal seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Sebagian besar penyakit tidak menular (PTM), termasuk hipertensi dan diabetes, tidak menunjukkan gejala awal yang jelas, sehingga deteksi dini sangat menentukan.

Edukasi bagi Pasien

Kegiatan edukasi menghadirkan sejumlah narasumber: dokter spesialis penyakit dalam, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Kepulauan Aru, dokter TOT tatalaksana stroke, penanggung jawab Program PTM Dinas Kesehatan, dan Tim Kesehatan CKG Puskesmas.

Materi yang dibahas meliputi skrining hipertensi lewat CKG, edukasi hipertensi, Program Rujuk Balik (Prolanis) yang terintegrasi dengan BPJS, serta panduan penggunaan kertas bantu pemantauan hipertensi terkendali. Tujuannya agar layanan edukasi bagi pasien hipertensi di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) terselenggara, dan pasien maupun tenaga kesehatan memahami pencegahan serta pengendalian penyakit.

Kesehatan sebagai Investasi

Dalam sambutannya, Bupati Timotius Kaidel mengapresiasi seluruh jajaran Dinas Kesehatan. Ia menegaskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan upaya memenuhi hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak. Karena itu, menurutnya, pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati menyebut kegiatan ini sejalan dengan 8 Misi Asta Cita Kepemimpinan Presiden 2024–2029. Dalam kerangka itu, Kementerian Kesehatan menjalankan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) melalui Program CKG. Memasuki tahun kedua pada 2026, CKG difokuskan pada penanganan yang komprehensif dan terintegrasi, yakni:

  • Pemeriksaan dan pengobatan gratis selama 15 hari pertama bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan.
  • Keberlanjutan layanan melalui BPJS Kesehatan. Penanganan lanjutan dijamin bagi peserta aktif, sedangkan warga yang belum terdaftar diimbau segera mengaktifkan kepesertaannya.
  • Layanan obat langsung di puskesmas. Pasien hipertensi dan diabetes hasil skrining dapat menerima obat pada hari yang sama.

Serentak 12 November di 30 Puskesmas

Bupati menyampaikan bahwa untuk menyongsong HKN ke-62, CKG akan digelar serentak pada 12 November 2026 di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Maluku. Di Kepulauan Aru, kegiatan itu akan dilaksanakan secara masif di 30 puskesmas agar menjangkau warga hingga ke desa dan kelurahan.

Untuk menyukseskan program ini, Bupati mengimbau seluruh instansi fungsional, camat, lurah, kepala desa, serta tim penggerak PKK turun tangan mengajak masyarakat berpartisipasi. Ia juga berterima kasih kepada tenaga kesehatan, jajaran instansi, dan lintas sektor yang terus bekerja sama meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Kegiatan ditandai dengan pembukaan resmi oleh Bupati. “Pencanangan Cek Kesehatan Gratis serentak dan edukasi layanan kesehatan bagi penderita hipertensi dalam rangka menyongsong Hari Kesehatan Nasional ke-62 di Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2026, dengan ini saya nyatakan resmi dibuka,” ujarnya.

Kegiatan ini dibiayai dari Dana Alokasi Umum (DAU) peruntukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru Tahun Anggaran 2026.

Dinas Kesehatan mengajak masyarakat rutin memeriksa tekanan darah dan mengontrol asupan garam setiap hari. “Cegah hipertensi sejak dini agar terhindar dari stroke dan serangan jantung,” demikian pesan yang disampaikan.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.