Dobo-Diskominfo. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus melepas para petugas sensus untuk melakukan pendataan usaha di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Aru. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Halaman Kantor Bupati Kepulauan Aru, Dobo, Senin (15/6/2026).
Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, secara langsung membuka kegiatan tersebut dan melepas petugas sensus yang akan turun ke lapangan melakukan pendataan terhadap berbagai jenis usaha masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis nasional yang bertujuan memperoleh data perekonomian yang akurat dan terkini sebagai dasar perencanaan pembangunan serta pengambilan kebijakan pemerintah.
“Diperlukan ketersediaan data perekonomian yang akurat dan terkini sebagai acuan pemerintah maupun para pengambil keputusan dalam merencanakan dan merumuskan kebijakan,” tegas Bupati.
Ia juga meminta seluruh camat dan lurah di Kabupaten Kepulauan Aru untuk aktif menyosialisasikan pelaksanaan sensus kepada masyarakat agar dapat berpartisipasi secara maksimal. Selain itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta menjadi garda terdepan dalam mendukung suksesnya pelaksanaan sensus dengan memberikan data dan informasi yang benar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpadu oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Aru selaku penyelenggara bersama para petugas sensus. Acara turut dihadiri Wakil Bupati, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, para staf ahli bupati, asisten sekda, pimpinan OPD, pejabat struktural, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru.
Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka enam. Pelaksanaan tahun 2026 menjadi sensus ekonomi kelima di Indonesia setelah sebelumnya digelar pada tahun 1986, 1996, 2006, dan 2016.
Pelaksanaan sensus ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang mewajibkan Badan Pusat Statistik menyelenggarakan Sensus Ekonomi setiap satu dekade. Data yang dikumpulkan nantinya mencakup struktur perekonomian daerah, perkembangan usaha, pemanfaatan teknologi informasi dalam bisnis, hingga dinamika ekonomi selama sepuluh tahun terakhir.
Usai pencanangan, para petugas sensus dijadwalkan mulai melakukan pendataan langsung kepada para pelaku usaha hingga ke seluruh pelosok wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.

